Jalan lintas pesisir Teluk Semaka menghubungkan Kecamatan Kotaagung–Limau dan Kecamatan Cukuh Balak putus total akibat longsor dan banjir, Rabu (13-5), sekitar pukul 22.00. Selain itu, satu jembatan hanyut, tiga lain rusak serta badan jalan tertimbun material longsor. Puluhan rumah di Dusun Cukuh Betung dan Batu Balai Pekon Sukabanjar, Kotaagung Timur, ikut terendam banjir setinggi dada orang dewasa. Derasnya arus air menyebabkan jembatan Way Lamat di Dusun Pihabung Pekon Sukabanjar, Kotaagung Timur, terbawa arus. Tidak cuma itu. Banjir juga merusak separo badan jalan dan membuat sebagian gorong-gorong di Way Pihabung Karang ambrol. Jembatan Way Temiang dan Way Binjai yang berada di ruas jalan provinsi menghubungkan Kecamatan Kotaagung–Kecamatan Limau–Kecamatan Cukuh Balak terancam roboh karena fondasi dasar jembatan tergerus derasnya banjir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dibantu warga dan satu kompi (100 orang) anggota TNI AD dari Kodim 0424/Tanggamus bergotong royong membuat jembatan darurat dari kayu kelapa, dan membersihkan material longsoran di sembilan titik di wilayah Kecamatan Kotaagung Timur, dan empat titik di Kecamatan Limau yang menutupi badan jalan provinsi ini. Hingga kemarin, kendaraan roda empat belum bisa melintas kawasan ini. Sejumlah kendaraan terjebak dan tidak bisa keluar dari ruas ini. Banjir bandang akibat hujan deras yang terjadi sejak Rabu (13-5) sore hingga pukul 22.00, yang membuat sejumlah sungai di wilayah ini meluap, juga merendam sekitar 35 rumah di Dusun Temiang, dan 40 rumah di Dusun Cukuh Betung, Pekon Sukabanjar, masih di jalur pesisir Teluk Semangka ini, hingga setinggi dada orang dewasa. Ketinggian air dalam rumah hingga setinggi dada orang dewasa memaksa warga mengungsi ke perbukitan. “Karena cuaca mendung, kami khawatir banjir susulan dan longsor di dari perbukitan di belakang rumah kami,” kata Dedi (35), warga Dusun Temiang. Bupati Tanggamus H. Bambang Kurniawan, didampingi Kadis PU Mukhlis Basri, Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letkol Kav. Robert Owen Tambunan, dan Camat Kotaagung Timur Darwan, Kamis (14-5) pagi, menuju lokasi terparah, yakni Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur. Bupati Bambang menginstruksikan Kadis PU Tanggamus Mukhlis Basri mengambil sejumlah tindakan tanggap darurat, di antaranya menurunkan alat berat ke lokasi. Juga membuat jembatan darurat dan perbaikan gorong-gorong yang rusak, serta membersihkan material longsor di sepanjang jalan provinsi. “Kami mohon Pak Dandim bisa menerjunkan personelnya untuk membantu warga bergotong royong. Setiap perkembangan segera laporkan pada saya. Saya mau, dalam dua atau tiga hari jalur ini bisa normal kembali,” kata Bambang. Mendapat instruksi bupati tersebut, Kadis PU Tanggamus Mukhlis Basri berkoordinasi dengan stafnya di lokasi bencana. “Hari ini juga, Kamis (14-5), kami akan menurunkan alat berat dan membangun jembatan darurat, serta memasang beronjong di jembatan yang arealnya terkikis air banjir. Kami memperkirakan dalam dua atau tiga hari, ruas ini bisa normal kembali,” kata Mukhlis Basri. Sedangkan jajaran Kodim 0424/Tanggamus atas perintah Komandan Kodim Letkol (Kav.) Robert Owen Tambunan menerjunkan satu kompi (100 orang) anggota TNI AD untuk membantu warga membangun jembatan darurat dan membersihkan material longsor. “Sebagian anggota Kodim yang kini tengah membantu merehab rumah akibat bencana puting beliung kami tarik ke sini. Bila kurang, kami juga akan menerjunkan anggota dari sejumlah koramil,” kata Dandim. n UTI/D-2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s