BANDAR LAMPUNG (LampostOnline): Puluhan ribu pengunjung padati taman hiburan rayat (THR) Pasir Putih, Lampung Selatan. Omset penjualan tiket mencapai Rp60-an juta perhari, Selasa (22-9).

Kepadatan pengunjung yang menggunakan ribuan motor dan mobil itu sempat membuat macet Jalur Lintas Sumatera hingga pukul 12.00.WIB. Pengelola sempat menutup pintu masuk selama dua jam sejak pukul 13.00-14.00 akibat padatnya pengunjung. Hiruk pikuk pengunjung wisata pasir putih juga diwarnai dengan beberapa orang tua yang kehilangan anaknya atau terlepas dari rombongan.

Kepadatan THR Pasir Putih ini diperkirakan akan terus terjadi hingga Minggu (27-9) karena masih suasan libur anak sekolah.

Pengunjung pantai datang mengendarai berbagai kendaraan pribadi, angkutan kota, Bus, dan truk. Tidak sedikit kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas angkutan. Petugas menarik tiket Rp6 ribu untuk satu orang dewasa, Rp3 ribu untuk anak-anak. Sementara untuk satu motor dikenakan biaya Rp3, dan satu mobil Rp4 ribu, itu belum termasuk biaya parkir di dalam lokasi taman hiburan.

Sayangnya pengelola THR Pasir Putih Kapten Didik Suharyo tidak bersedia memberikan keterangan. Kapten Didik memilih berada di ruangannya dan enggan bertemu beberapa wartawan media cetak dan elektronik yang meliput suasana THR. “Baopak sedang sibuk. Jadi tidak bisa diganggu,” kata Kopral Kepala Idris AL, yang bertugas di pintu masuk.

Penyusuran Lampung Post para pengunjung sebagai besar berasal dari kabupatehn dan Kota di luar Kota Bandar Lampung, termsauk mereka yang berasal dari Propinsi Jambi, Bengkulu, Palembang, dan beberapa Kota di Sumatera Selatan. Mereka datang ke pasir putih untuk menikmati liburan tahunan bersama keluarga, dan anak-anak mereka.

“Kami ada enam keluarag, dari Lahat, Jambi, dan Bengkulu. Kami berlibur kelaut,” kata Rizal, didampingi istri dan anak-anaknya, di lokasi pantai Pasir Putih, pukul 14.00.

Para pengujung menggelar tikar dan membawa perbekalan makan bersama. Selain bermain renang dengan menggunakan ban, pengunjung juga banyak yang menggunakan sewa perahu dayung yang ditarik petugas. Pengunjung yang muda-mudi banyak memilih menyeberang ke pulau dengan menggunakan jasa perahu klotok.

Suasana padat dan sesak manusia di dalam lokasi THR itu semakin ramia dengan bising pedagang berbagaia makanan, dan mainan anak-naka yang keliling diantara para pengunjung pantai.

Kepadatan jalur lintas Sumatera akibat pengunjung lokasi wisata Pasir putih sempat longgar sejakt pukul 14.00-16.00. Pukul 16.00 jalur kembali padat akibat pengunjung pasir putih yang keluar dan kembali kedaerah asal tujuan.JUN/L-1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s